Supremacists or Inferiorists?

I am not sure whether people have read the interview with one UIA law lecturer Dr. Sham Rahayu Ab. Aziz in Mingguan Malaysia on Sunday. This was alerted by Aisehman on his blog under the title Infernal Inferiority. What was indeed shocking was the slanted comments made by this lecturer which was quite unbelievable (typical of an UMNOputra). I can just imagine the poisonous contents of her lectures to the young impressionable minds of UIA.

Below is an example of the kind of vomit she throws up:

Sekarang ini ada pula Melayu liberal yang juga mahu supaya diwujudkan kesamarataan?

DR. SHAM RAHAYU: Kelompok ini yang menjadi racun, saya sebut ini adalah Melayu yang makan Melayu, Melayu yang menjadi racun kepada Perlembagaan. Tidak mustahil mereka yang mencetuskan semua ini. Mereka yang nak jadi juara memperjuangkan hak sama rata, tanpa memahami sejarah Perlembagaan secara semangatnya. Mereka melihat Perkara 153 itu seolah-olah membawa pandangan buruk kepada Melayu, mereka rasa keistimewaan itu macam bantuan kepada orang cacat, benda yang buruk kepada orang Melayu. Ini menjadikan orang memijak Perlembagaan. Mereka ini tali barut yang menjadikan Perkara 153 dan orang Melayu sendiri bencikan keistimewaan Melayu. Kita tidak menafikan perkembangan mutakhir ini menunjukkan wujud dua Melayu iaitu Melayu liberal dan Melayu Perlembagaan.. ( this surely sounds like provocation bodering on incitement to me )

Haris, Malik, RPK, Prof Azly, Farish, Zainah, Din…. over to you for comments if any.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: